hydroton adalah media tanam hidroponik yang terbuat dari bahan dasar lempung yang dipanaskan pada suhu tinggi (lebih dari 1000oC). Hidroton berbentuk bulatan-bulatan dengan ukuran bervariasi antara 1 cm – 2,5 cm. Dalam bulatan-bulatan tersebut terdapat pori-pori yang dapat menyerap air dan nutrisi, sehingga dapat menjaga ketersediaan kebutuhan tanaman. Hidroton juga memiliki pH netral dan stabil. Selain itu, dengan bentuknya yang bulat dapat mengurangi risiko rosaknya akar selama pertumbuhan tanaman. Ruang-ruang antara bulatan ini juga baik untuk menyediakan kebutuhan Oksigen bagi akar. Hidroton juga dapat dipakai berulang-ulang. Anda cukup mencuci kotoran/lumut/alga yang menempel untuk kemudian digunakan pada media tanam selanjutnya.

hydroton sangat populer di kalangan petani hidroponik di dunia karena berbagai keunggulannnya, yaitu:

  1. Harga yang Terjangkau

Jika Anda menemukan anggaran hidroponik Anda terus-menerus naik karena Anda harus menghabiskan sejumlah uang untuk media tanam, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan hidroton untuk mengurangi jumlah pengeluaran. Hal ini karena hidroton dapat digunakan kembali, sehingga Anda dapat menggunakannya sebagai media tanam dari tahun ke tahun. Untuk merawat hidroton, pastikan untuk menghilangkan semua nutrisi dan bahan organik di dalam pori dengan membersihkannya menggunakan isopropil alkohol. Anda juga harus memastikan untuk membilasnya secara menyeluruh dengan air pH seimbang sebelum Anda memasukkannya kembali ke dalam ember atau baki tanam.

  1. Menyediakan Kelembapan yang Dibutuhkan Tanaman

Salah satu kualitas hidroton adalah retensi kelembabannya. Fitur ini lebih unggul jika dibandingkan dengan perlit yang juga dapat dipergunakan kembali, namun tidak mempertahankan kelembaban sama sekali. Keunggulan ini membuat hidroton dapat menjaga tanaman yang ditanam secara hidroponik agar tetap sehat.

  1. Menyediakan Oksigen bagi Akar

Oksigen sangat penting untuk akar Ketika akar kekurangan Oksigen akan mengakibatkan pembusukan akar dan kondisi lain yang tidak diinginkan. Untungnya, hidroton menyediakan banyak pasokan Oksigen ke akar tanaman yang merupakan komponen penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman yang sehat.

  1. pH yang bersifat Netral

hydroton dapat menjaga keseimbangan pH dalam media tanam. Dalam hidroponik, tentu Anda ingin memastikan bahwa pH selalu berada pada rentang 5,6 sampai 6,3. Jika pH berada di luar rentang ini, tanaman dapat kekurangan nutrisi penting. Beberapa media hidroponik bersifat asam atau basa, sehingga menjaga pH ideal pada tanman hidroponik sedikit lebih sulit. Hidroton memiliki pH netral, sehingga Anda tidak perlu menghawatirkan tentang pH tanaman hidroponik Anda.

 

  1. Steril

hydroton diproduksi pada suhu tinggi, sehingga menjaga sterilitas produk. Fitur ini sangat bermanfaat, karena tentu Anda tidak ingin mengenalkan penyakit dan bakteri berbahaya pada media tanam Anda.

Cara Penanaman Media Tanam Hidroton

Sistem pasang surut dan sistem tetes adalah metode yang biasa direkomendasikan dalam penggunaan media tanam hidroton.

Langkah awal penggunaan hidroton

  1. Cuci hydroton secara menyeluruh sebelum digunakan.
  2. Rendam hydroton setidaknya selama 6 hingga 24 jam.
  3. Tambahkan sedikit nutrisi setelah membilas hidroton. Anda dapat menambahkan sebanyak seperempat nutrisi hidroponik yang biasa digunakan dalam wadah air.
  4. Anda dapat menghancurkan hidroton untuk meningkatkan saturasi atau Anda dapat menanamnya secara utuh.
  5. Gunakan pot jaring kecil dan tutupi tanaman hidroponik dengan media tanam hidroton.

Penggunaan hydroton pada metode sistem pasang surut atau sistem tetes

  1. Isi pot dengan hidroton yang cukup sehingga tanaman dapat berdiri pada tingkat yang diinginkan saat ditambahkan ke pot. Tempatkan tanaman di tengah pot dan sebarkan akarnya, lalu tambahkan lebih banyak hidroton sampai akarnya tertutup. Jika Anda memilih menggunakan baki, letakkan tanaman di baki dan isi hidroton di sekitar akar sampai akarnya tertutup.
  2. Atur sistem pemancar tetesan air atau sistem pasang surut agar berjalan cukup sering untuk menjaga hidroton tetap lembab. Agregat hidroton cenderung mengering selama pasang surut, jadi Anda perlu mengatur sistem untuk menyirami tanaman lebih sering.
  3. Periksa hidroton sesering mungkin selama beberapa hari pertama setelah Anda menambahkannya ke media tanam. Jika hidroton mengering kapan saja di siang hari, sesuaikan pemancar tetesan atau pengatur waktu banjir Anda untuk meningkatkan frekuensi penyiraman.
  4. Tambahkan larutan nutrisi ke sistem untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Hidroton tidak mengandung unsur hara, sehingga tanaman menerima nutrisi dari air di pemancar tetesan atau sistem banjir pada metode pasang surut. Anda dapat menambahkan larutan nutrisi sesuai kebutuhan.
  5. Setelah panen, bilas hidroton dengan air sebelum digunakan kembali untuk tanaman baru.

Penggunaan hydroton untuk media propagasi

  1. Tanam hidroponik dalam Rockwool Cubes yang diberikan hormon pertumbuhan akar.
  2. Gunakan hidroton sebagai media tanam.
  3. Tanam di pot jaring.
  4. Masukkan pot jaring dalam wadah yang berisi air yang telah diberikan nutrisi sesuai kebutuhan. Pastikan air menyentuh bagian dasar pot jaring.
  5. Kosongkan wadah nutrisi dan isi ulang dengan larutan nutrisi baru setiap dua minggu. Anda mungkin perlu mengisi ulang wadah nutrisi lebih sering, tergantung pada konsumsi nutrisi tanaman Anda.
  6. Dengan menggunakan hidroton sebagai media tanam dapat memastikan tanaman hidroponik mendapatkan kelembapan dan aerasi yang cukup. Metode ini juga memastikan akar tidak terendam langsung dengan air tetapi mendapatkan kelembapan yang cukup.

 

REFERENSI

Advanced Nutrients. (2014). The Main Benefits of Hydroton in Your Hydroponics Garden. Dikutip dari https://www.advancednutrients.com/articles/the-main-benefits-of-hydroton-in-your-hydroponics-garden/#:~:text=Hydroton%20is%20a%20growing%20medium,grow%20some%20vegetables%20like%20peppers.

Dengarden. (2022). What is Hydroton? Dikutip dari https://dengarden.com/gardening/What-is-Hydroton-The-Magical-Grow-Rocks

Espiritu, K. (2019). Hydroton (Expanded Clay Pebbles) Growing Guide. Dikutip dari https://www.epicgardening.com/expanded-clay-pellets/#How_to_Use_Clay_Pebbles

FAPERTA UNPAD. (2018). Yuk, Mengenal Hidroton dan Hidrogel. Dikutip dari http://himatan.ilmutanah.unpad.ac.id/yuk-mengenal-hidroton-dan-hidrogel/

Kokemuller, J. How to Use Hydroton Grow Rocks. Dikutip dari https://homeguides.sfgate.com/use-hydroton-grow-rocks-86234.html

PowerHouse Hydroponics. (2018). How to Use Clay Pebbles in Hydroponic Gardening. Dikutip dari https://www.powerhousehydroponics.com/how-to-use-clay-pebbles-in-hydroponic-gardening/

Recently Viewed

View All
  • Recently Viewed Products is a function which helps you keep track of your recent viewing history.
    Shop Now